Login Member
Username:
Password :
Galeri
Statistik

Total Hits : 404335
Pengunjung : 98019
Hari ini : 5
Hits hari ini : 58
Member Online : 82
IP : 54.156.39.245
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

smk_sarifarma    

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1.  Memahami dasar-dasar kimia dan prinsip kerja kefarmasian

1.1   Menjelaskan sifat fisika dan kimia bahan obat

1.2   Melakukan uji kualitatif dan kuantitatif bahan baku

1.3   Menjelaskan prinsip pembuatan obat sesuai buku panduan resmi

1.4   Menjelaskan prinsip praktek laboratorium yang baik (Good Laboratory Practice/GPL).

2.  Menerapkan dasar-dasar kerja di laboratoriuman resep dan kimia

2.1   Mendeskripsikan laboratorium resep termasuk alat dan penggunaannya

2.2   Mendeskripsikan laboratorium kimia termasuk alat, bahan dan penggunaannya

2.3   Mendeskripsikan cara-cara membuat serbuk, kapsul, salep, sirup, krim dengan sarana non industri (lumpang dan alu).

3.  Memahamistandar baku pembanding, larutan baku, dan larutan pereaksi

3.1   Menjelaskan fungsi standar baku pembanding

3.2   Menjelaskan fungsi larutan baku

3.3   Menjelaskan fungsi larutan pereaksi.

4.  Memahami CPOB, CPKB, dan CPOTB

4.1   Menjelaskanketentuan CPOB

4.2   Menjelaskan ketentuan CPKB

4.3   Menjelaskan ketentuanCPOTB.

5.  Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

5.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

5.2   Melaksanakan prosedur K3

5.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup

5.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

6.  Melaksanakan kerjasama dengan kolega dan pelanggan

6.1   Melaksanakan komunikasi di tempat kerja

6.2   Memberikan bantuan yang diperlukan kepada kolega dan pelanggan

6.3   Melaksanakan standar penampilan diri

6.4   Melaksanakan kerjasama antar rekan kerja.


KOMPETENSI KEJURUAN (KK)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1.    Memahami dasar-dasar kefarmasian

1.1   Menjelaskan ruang lingkup kefarmasian

1.2   Menjelaskan cara pembuatan obat yang baik (CPOB)

1.3   Menjelaskan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB)

1.4   Menjelaskan undang-undang kesehatan no.23 tahun 1992 tentang kesehatan

1.5   Menjelaskan undang-undang narkotika, undang-undang psikotropika dan undang-undang perlindungan konsumen.

2.    Menerapkan tata tertib kerja di laboratorium resep

2.1      Mendeskripsikan cara membaca resep

2.2      Mendeskripsikan cara mengerjakan resep sesuai bentuk obat yang diminta

2.3      Mendeskripsikan penggunaan etiket atau label sesuai dengan bentuk obat yang dibuat

2.4      Melaksanakaan pekerjaan di laboratorium resep sesuai tata tertib.

3.    Mendeskripsikan penggolongan obat

3.1      Menjelaskan golongan obat bebas dan golongan obat bebas terbatas

3.2      Menjelaskan golongan obat keras

3.3      Menjelaskan golongan obat psikotropika

3.4      Menjelaskan golongan obat narkotika

4.    Memahami penggolongan PKRT dan alat kesehatan

4.1     Menjelaskan undang-undang tentang alat kesehatan

4.2     Menjelaskan jenis dan fungsi alat kesehatan

4.3     Menjelaskan alat kesehatan

4.4     Menjelaskan undang-undang tentang peralatan kesehatan rumah tangga (PKRT)

4.5     Menjelaskan jenis-jenis PKRT

5.    Memahami dasar-dasar farmakologi

5.1     Menjelaskan farmakologi

5.2     Menjelaskan spesialite obat

5.3     Menjelaskan istilah medis yang berkaitan dengan farmasi

5.4     Menjelaskan nasib obat dalam tubuh.

6.    Memahami dasar-dasar penyakit

6.1      Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat simtomatis

6.2      Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat causal

6.3      Menjelaskan kelainan penyakit ketagihan/ketergantungan obat, yang ditimbulkan karena akibat memakai narkoba

6.4      Menjelaskan penyakit cacing.

7.    Menerapkan swamedikasi

7.1      Menjelaskan penggolongan obat berdasarkan penyakit

7.2      Menjelaskan khasiat obat

7.3      Menjelaskan efek samping obat

7.4      Menjelaskan cara penggunaan obat

7.5      Melakukan pemberian informasi pada pasien untuk obat tanpa resep dokter.

8.    Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker

8.1      Menjelaskan kelengkapan resep dokter, etiket dan salinan resep

8.2      Menghitung dosis obat dalam resep

8.3      Melakukan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter

8.4      Menyerahkan obat dan informasi kepada pasien

9.    Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang farmasi

9.1      Mengelola perbekalan farmasi berdasarkan penggolongan obat

9.2      Mengelola alat kesehatan

9.3      Mengelola PKRT

9.4      Mengelola obat golongan narkotika dan psikotropika

9.5      Menerapkan cara-cara pembuatan laporan narkotika dan psikotropika

9.6      Menerapkan pengelolaan pemasaran obat.

10.    Menerapkan akuntansi dalam bidang farmasi

10.1       Membuat neraca rugi laba

10.2       Mengkalkulasi biaya obat yang dibuat sesuai permintaan resep dokter

10.3       Membuat laporan keuangan.

11.    Menerapkan prinsip-prinsip preformulasi

11.1       Menjelaskan sifat fisika kimia obat dan sifat fisika kimia bahan tambahan obat

11.2       Menerapkan cara pencampuran bahan

11.3       Menjelaskan pengaruh bentuk sediaan terhadap khasiat obat.

12.    Memahami teknik pembuatan sediaan obat, dalam skala kecil dan dalam skala industri

12.1       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan tablet

12.2       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan kapsul

12.3       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan powder(serbuk)

12.4       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan semipadat

12.5       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan obat cair

12.6       Menjelaskan teknik pembuatan sediaan steril.

13.    Memahami pengujian sediaan obat,obat tradisional dan fitofarmaka

13.1       Menjelaskan cara-cara pengujian sediaan obat,obat tradisional dan fitofarmaka

13.2       Menjelaskan pengujian secara mikrobiologis dan organoleptis

13.3       Menjelaskan pengujian pada hewan uji dan uji klinik.

14.    Memahami farmakognosi

14.1       Menjelaskan asal dan bagian tanaman obat yang mengandung isi berkhasiat

14.2       Mengklasifikasikan sistematika tanaman obat

14.3       Melakukan pembuatan simplisia dari tanaman obat

14.4       Mengidentifikasi simplisia dan tanaman obat

14.5       Menjelaskan manfaat dan isi khasiat tanaman obat.

15.    Membuat obat tradisional dan fitofarmaka

15.1       Mendeskripsikan obat tradisional dan fitofarmaka

15.2       Membuat sediaan ekstrak dan tinctura dari campuran bahan obat

15.3       Membuat sediaan ekstrak/galenika

15.4       Membuat sediaan obat tradisional

15.5       Melakukan pembuatan sediaan fitofarmaka.

16.    Menerapkan distribusi sediaan obat bebas, bebas terbatas, dan obat keras, obat psikotropika dan narkotika

16.1       Menjelaskan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek

16.2       Melakukan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari apotek ke pasien

16.3       Menjelaskan distribusi obat keras dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek

16.4       Melakukan distribusi obat keras dari apotek ke pasien.

17.    Menerapkan ilmu kesehatan masyarakat

17.1       Menjelaskan ilmu kesehatan masyarakat

17.2       Menjelaskan epidemiologi

17.3       Menjelaskan kebutuhan obat berdasarkan epidemiologi dan konsumtif

17.4       Menjelaskan penularan dan pencegahan penyakit.